ketika itu malam sudah larut, aku sudah berlayar ke alam mimpiku, tiba2 ada suara sms, karena aku merasa sangat malas untuk turun ke bawah jadi ku biarkan saja. ketika waktu menunjukan jam 5 aku terbangun untuk melaksanakan shalat tahajud karena akus udah janji pada diriku. ketika aku turun dari ranjangku, aku teringat tadi malam ada sms yang belum ku buka.
"siagku bagaikan malam, dan pelangiku kelam"...isi sms yang sangat membingunkan dikirim dari nomer indonesia.
ketika itu pikiran ku langsung tertuju pada satu orang, orang yang dulu sering berpuisi ria denganku, dan aku berharap itu memang dia. setelah ritual tahajud beres langsung ku telepon nomer itu, panggilan pertama begitu lama tidak di angkat dan ketika diangkat hanya diam saja lalu di matikan. panggilang kedua...tut..tut..tut..
panggilan ketiga juga sama, lalu ku coba berulang2 dan hasilnya sama. aku pun membaca quran sejenak dan ku telepon lagi karena rasa penasaranku yang belum hilang, lalu di ujung sana diangkat telepon itu dan berbicara halo dengan nada orang yang baru saja bangun tidur, ketika itu sepintas pikiranku menuju pada orang yang lain adas sedikit rasa kecewa dalam hatiku karena itu bukanlah suara dia. tapi aku juga teringat suara yang lain, ya suara yang tidak asing lagi bagiku. ketika itu ku tanya siapakah ini dia menjawab ini tata, hah? tata siapa aku sangat terkejut dan aku yakin dia berbohong, aku tahu siapa dia walaupun hanya sebuah firasat. lalu telepon itu di matikan, dan setelah itu ku telepon beberapa kali tapi tidak diangkat dan terus tut...tut...tut...karena aku kesal lalu langsung saja ku delete nomernya dari dialled call handphoneku, dan ku hapus juga smsnya aku tak perduli itu siapa dan hilanglah nomernya, so aku tak bisa tahu siapa dia walaupun aku masih penasaran.
"apakah kau ingin membiarkan siangmu terus menajdi malam, dan pelangimu pun masih terus seseuai dengan spektrum warnanya"...ku bales sms itu sebelum ku hapus sms itu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment