May 3, 2008

pindah rumah...

Mataku masih saja terpejam walaupun matahari sudah memperlihatkan ke gagahannya. Tiba-tiba temanku membangunkanku dan memberikan handphonenya, aku pun masih ling-lung masih belum bisa mengerti apa maksud temanku itu.
“itu ada telepon..”
“hah???”..aku masih terbingung-bingung.
“halo, mih, msih tidur ya?, ini mamang sepuluh menit lagi nyampe sana”
Aku langsung tersadar aku ada janji dengan pamanku buat bantu-bantu dia pindah rumah.
“ah...oh...ga,,Cuma ketiduran aja, iya...iya mang fahmi mau siap2 dulu..”
Aku pun masih heran dari mana pamanku dapat nomer telepon temanku itu. Ah sudah lupakanlah. Ketika ku lihat handphoneku ada 14 missed call, hah, itu pasti dari pamanku, aku tak terbangunkan karena kebiasaanku adalah me-set silent.
Perjalanan di mulai, ketika aku tiba di rumah pamanku ada tetangga-tetangga pamanku, entah kenapa, mungkin aku terlalu malu untuk berbicara, aku tak berbicara apapun kepada mereka, Cuma sesekali ada yang nanya bahwa aku adalah keponakan pamanku, dan tempat kuliahku.
Aku juga kadang tak mengerti dengan diriku, kadang aku banyak bicara dan begitu bersemangat tapi aku kebanyakan diamnya.
Setelah selesai pindah-pindah barang ke mobil pick up atau kalau di malaysia di kenal dengan mobil lori. Pamanku menaiki lori tsb dan aku bersama teman pamanku di mobil kancil atau kalau di indonesia lebih di kenal dengan mobil daihatsu ceria.
Sekali lagi aku pun tak mengerti dengan diriku, aku menaiki mobil kancil itu bersama dua orang yang menurutku adalah orang yang pendidikannya sudah tinggi. Satu sudah menjadi dosen dan sedang mengambil gelar Phd, dan yang satunya lagi adalah kalau tidak salah sedang mengambil gelar master. Dan keduanya sudah menikah. Mereka berdiskusi ngalor ngidul sambil menyetir dan seperti merasa tidak ada aku di belakang, mungkin bukan seperti itu tapi mungkin mereka segan berbicara denganku karena sedari tadi aku hanya berdiam diri saja dan hanya menjawab yang sebisaku saja. Dan yang lebih parah adalah salah satu dari mereka adalah dosen yang sama dengan jurusanku, ekonomi.
Setibanya di apartment pamanku yang baru, ternyata mobil lori tidak boleh masuk, dan ketika mobil yang di tumpangi olehku mau masuk si orang india sang penjaga pintu itu bertanya sambil tidak memperdulikan pamanku yang sedang memaksa ingin masuk. Ketika itu aku berfikir,kenapa seh orang ini tidak melayani dulu pamanku sampai selesai. Dan ketika ia tahu bahwa mobil yang di tempati olehku itu adalah mobil dengan tujuan yang sama yaitu hanya mengantar pamanku saja,dengan kasar sang india itu pun menyuruh mundur. Hah, sungguh aku rindu Indonesia, rindu pada masyarakat yang notabene mereka bersifat sopan, khususnya mereka yang bekerja melayani publik.
“hah, ga ngerti jalan pikirannya kaya apa, bang amin kan penghuninya, masa ga boleh masuk”. Sang dosen pun berkata seperti itu. Ya kadang kita tak mengerti jalan pikiran orang kaya apa, dan memang menurutku juga sama seperti itu dimana otak si india ini, pamanku kan penghuni apartment ini, masa tidak boleh masuk, apa karena pamanku memakai mobil lori dan barang2 bawaanya seperti orang kampung, sehingga ia berfikir “hah, orang kampung dari mana ini”
Tapi akhirnya mobil lori pun bisa masuk walaupun mobil kancil tidak di izinkan masuk. Sesampai di dalam mulailah kami menurunkan barang2 yang ada di lori. Kami mengalami kesulitan ketika mau memindahkan barang2 itu karena jaraknya tidak dekat dengan lift dan pintunya itu harus tertutup selalu dan bisa di buka hanya dengan flash card yang di pegang oleh para penghuni apartment itu. Tapi akhirnya sang supir lori pun memindahkan lorinya ke tempat yang lebih mudah walaupun pada dasarnya sang india itu tidak mengizinkan.
Menurunkam barang-barang yang ada di lori, dan memang barang2nya tidak seperti barang yang mewah, tidak seperti barang2 orang china. Panci, kasur yang sudah berwarna karena kotor, plastik2 besar, ember besar beserta pakaian2, dan macam2 barang sampai gas sekalipun. Salah satu orang china pun melihat terheran-heran. Disinilah cobaannya, pakah kita mampu menahan gengsi kita, apakah kita merasa gengsi ketika di lihat banyak orang dengan pandangan yang mengartikan “orang kampung dari mana ini??”.
Aku juga tak mengerti pada diriku, kesombongan yang terlalu tinggi, rasa gengsi yang memang aku benci, padahal yang pindah itu adalah pamanku, kenapa aku harus malu. Sungguh aku benci dengan sifat yang satu ini, aku ingin membuangnya jauh2, sifat sombong yang sangat tidak boleh di miliki oleh manusia, sifat sombong yang hanya boleh di miliki oleh tuhan, sifat sombong yang di benci oleh manusia, sifat sombong yang seringakali ada didiri manusia, sifat sombong yang dapat mencelakakan manusia, sifat sombong yang dapat menjerumuskan manusia ke neraka, sifat sombong yang dapat membuat hati manusia itu tak pernah tenang, sifat sombong yang dapat menimbulkan penyakit, sifat sombong yang haram.
Terlepas dari itu semua aku pun mau belajar untuk tidak gengsian. Setelah semua beres di pindahkan dengan men-carter satu lift untuk mengangkut barang2, lift yang di rekomendasikan oleh si india, lift yang di dalamnya adalah triplek, mungkin lift itu belum selesai di buat atau mungkin lift itu khusus buat barang, wallahu a’lam. Dengan dua kali naik lift dan satu lift itu penuh dengan barang2, menekan angka 13a yang berarti lantai 14. Pamanku bilang entah kenapa china itu takut dengan angka 14 maka mereka membuat dengan angka 13a walaupun di lantai 14nya sendiri itu tertulis angka 14 di tembok ketika aku keluar dari lift, hah dasar orang yang tidak konsisten. Dan orang amerika juga katanya takut angka 13 makanya mereka buat menjadi 12a. Hah mungkin karena film bangsal 13....
Dengan meneguk air mineral yang dingin, yang berkapasitas 1,5 liter karena di kedai itu tidak ada ukuran normalnya. Aku lebih suka minum air mineral di banding dengan minuman berenergi. Nongkrong di kedai dengan penjaga seorang india dan seorang perempuan melayu yang mengenakan celana jeans merah ketat, dan pakain yang aku tak mengerti sehingga kita dapat melihat pinggangnya, serta kerudung yang hanya di lilit saja di kepala sehingga kita bisa melihat bagian bawah dagunya. Dasar orang melayu, memakai jilbab hanya budaya saja, sering aku melihat orang melayu mengenakan lengan pendek dan memakai kerudung, dan aku hanya lihat ini di malaysia. Tapi apalah bedanya di indonesia pun juga banyak yang tidak mengenakan kerudung.
Sekilas aku sangat salut dengan pamanku ini, ia bercerita ketika perjalanan pulang kepada temannya itu. Bagaimana pamanku bisa masuk UIA walaupun hutang di mana-mana, dan ijazah belum keluar, dan banyak lagi cobaan yang lain. Satu hal yang bisa ku dapat pada hari itu, pamanku benar2 berniat ingin belajar, ingin menuntut ilmu dengan sungguh2, maka Allah memudahkan jalannya. Semua tergantung niatnya, banyak dari teman pamanku yang datang berniat untuk cari kerja, atau datang niat untuk sekolah dan ketika sampai berubah malah mencari kerja, yang pada akhirnya berujung sekolah itdak selesai dan menjadi kaya pun tidak. Sungguh aku salut dengan pamanku yang satu ini, ia benar gigih. Aku tahu nenek ku tidak membiayakan dia, walau kadang sang nenek pun memberi bantuan, karena nenek ku bukanlah orang yang mendidik anaknya menjadi anak manja, yang segala sesuatu nya itu hanya meletakan tangan saja. “kalau sudah datang kesini, jangan tanggung2, jangan pulang tidak membawa apa2, bukan berarti kita mau sombong dengan gelar, tapi agar yang lain menjadi semangat, malu kalau pulang ga bawa apa2, malu sama keluarga besar”. Kalau niatnya benar2 ingin menuntut ilmu insya Allah di mudahkan jalannya sama Allah. Amin.
segala sesuatu itu tergantung pada niatnya.

May 2, 2008

mr. rius

ketika itu malam sudah larut, aku sudah berlayar ke alam mimpiku, tiba2 ada suara sms, karena aku merasa sangat malas untuk turun ke bawah jadi ku biarkan saja. ketika waktu menunjukan jam 5 aku terbangun untuk melaksanakan shalat tahajud karena akus udah janji pada diriku. ketika aku turun dari ranjangku, aku teringat tadi malam ada sms yang belum ku buka.
"siagku bagaikan malam, dan pelangiku kelam"...isi sms yang sangat membingunkan dikirim dari nomer indonesia.
ketika itu pikiran ku langsung tertuju pada satu orang, orang yang dulu sering berpuisi ria denganku, dan aku berharap itu memang dia. setelah ritual tahajud beres langsung ku telepon nomer itu, panggilan pertama begitu lama tidak di angkat dan ketika diangkat hanya diam saja lalu di matikan. panggilang kedua...tut..tut..tut..
panggilan ketiga juga sama, lalu ku coba berulang2 dan hasilnya sama. aku pun membaca quran sejenak dan ku telepon lagi karena rasa penasaranku yang belum hilang, lalu di ujung sana diangkat telepon itu dan berbicara halo dengan nada orang yang baru saja bangun tidur, ketika itu sepintas pikiranku menuju pada orang yang lain adas sedikit rasa kecewa dalam hatiku karena itu bukanlah suara dia. tapi aku juga teringat suara yang lain, ya suara yang tidak asing lagi bagiku. ketika itu ku tanya siapakah ini dia menjawab ini tata, hah? tata siapa aku sangat terkejut dan aku yakin dia berbohong, aku tahu siapa dia walaupun hanya sebuah firasat. lalu telepon itu di matikan, dan setelah itu ku telepon beberapa kali tapi tidak diangkat dan terus tut...tut...tut...karena aku kesal lalu langsung saja ku delete nomernya dari dialled call handphoneku, dan ku hapus juga smsnya aku tak perduli itu siapa dan hilanglah nomernya, so aku tak bisa tahu siapa dia walaupun aku masih penasaran.

"apakah kau ingin membiarkan siangmu terus menajdi malam, dan pelangimu pun masih terus seseuai dengan spektrum warnanya"...ku bales sms itu sebelum ku hapus sms itu.

Apr 30, 2008

bercinta dalam sujud

Bangunlah wahai jiwa yang bernafas
Dengan segenap rasa rindu pada tuhanmu
Kuatkan hatimu,
Bukalah matamu,
Lankahkan kakimu,
Hiraukan kantukmu,
Dingin yang mencekam tak jadi penghalang
Sunyi yang mencekam tak jadi rintangan.
Ketika kau berwudlu, hatimu menjadi tenang
Wajahmu pun bersinar terang
Sinar yang berbeda, karena itu adalah sinar tuhan.
Bangunlah wahai kasih
Ketika kau kenakan mukenamu
Aku menunggu,
Ketika aku terlelap
Kau pun menunggu,
Ketika kau takbir, aku pun takbir
Dengan harap dapat berjamaah.
Sujudlah wahai kasih
Ketahuilah pada saat itu pun aku sedang bersujud
Kucurkanlah air matamu.
Sujudlah, panjatkan doa,
Sujudlah, kirimkan cintamu pada-Nya,
Sujudlah, agar cinta kita bertemu,
Sujudlah, aku ingin merasakan cinta-Nya,
Sujudlah, aku pun ingin merasakan cintamu.
Marilah kita bercinta dalam sujud
Antara aku, Allah SWT, dan dirimu
Agar setiap malam menajdi cinta
Agar setiap malam menjadi ibadah
Agar setiap malam menjadi berkah
Agar cinta berbuah surga
Dan agar cinta selalu bertasbih...

Lembang 25 Agustus 2007

Apr 29, 2008

BorinK abiEs...

waduh bener2 deh di kirain cuma pagi doank yang ga bakal ada kelas, ga taunya ampe sore cuy..bener2 borink hari ini...
kalo di pikir2 sayang juga ya, kita udah ngebuang waktu yang cukup banyak yang ga bisa di kembaliin lagi. sebenarnya ini adalah pemborosan di liha t dari segi mana pun, dari waktu, uang, kesempatan, ilmu, pokonya mah boros abiss..
tapi ya brow! yang paling berharga adalah pemborosan dari segi waktu, karena waktu ga bisa di kembalikan dan ga bisa di bayar pake apapun, istilahnya mah ga bisa di beli.
saya jadi teringat konsep keseimbangan ( menurut saya) di dalam al-quran di sebutkanbahwa Allah tidak menyukai orang yang berlebih2an. dari sini saya berangkat bahwa ini adalah konsep keseimbangan. kenapa?. karena di lihat dari konteks berlebih2annya pun sudah sangat jelas, tidak hitam dan tidak putih. kita bisa hemat, tapi jangan terlalu hemat yang nanti berujung pada tuduhan bahwa kita itu pelit, dan jangan pula terlalu mengahambur2kannya yang nanti akan berujung pada pemborosan. kita boleh ga suka sama orang, tapi harus tetap adil, dan jangan terlalu berlebih2an. begitu pula kita suka sama orang itu juga ga boleh berlebih2an, pokonya mah seimbang balence gitu...
islam is the really true brow!!! coba aja liat apakah kita tidak merasa bahwa semua itu sudah ada dalam al-quran?. dari berbagai disiplin ilmu semua udah ada di dalam al-quran, mau dari fisika, biologi, matematika, ekonomi, filsafat, teknologi, semuanya sudah ada di dalam al-quran tinggal mengkajinya saja. so...rek percaya moal??

believe it or not, u must believe.....

koq jadi nyasar kesitu yah pembahsannya???hehehehe...

my class begins

today, when i go to my class it was raining, but just small rain!. and when i entered to the class, im the first student who are in the class, just differ 10 second with the lecturer come to the class.
"assalamualaikum...."
"why u use slipper??" suddenly he said..
"cannot?" i said..
"today is ok, but for the next please..."
yeah.....

because there are only four students who have came, so the class is free.
"i dont want to waste ur time, so, just go wherever u want, canteen to take breakfast or library..

so this morning my class is free.....huahahahahha...

Apr 28, 2008

NyEsel Euy....

hari ini bangun tidur jam 7 lebih atau sama dengan jam 6 WIB, lagi2 bangun telat and shalat subuh telat. abis bangun tidur bukannya mandi siap2 buat registrasi kuliah malah maen ps, pertamanya seh niatnya cuma satu pertandingan aja, eh malah keterusan...
jadi aja berangkatnya pas jam sepuluhan = jam 9!!

pas nyampe CELPAD (tempat registrasi) ketemu temen dan dia bilang kalo buat ambil TQB 2000 (code course) udah abis, semuanya udah abis... ya jadi aja ga bisa daftar dan satu sem pendek ini cuma bisa daftar satu doank..

walaupun begitu, tetap harus semangat dan harus bisa sampai target.. pokoknya mah sem ini beres segala macem lah...

and please...no speak indo!!! speak english only!!!

cheeR up!!!

Apr 27, 2008

Pindah AsrRaMa..

waduh bener2 cape hari ini, ngangkatin barang, bersihin kamar, ngedumel, marah2 sendiri, pokoknya mah cape dari sudut manapun. fisik, pikiran, ampe hati segala...

coba aja bayangin siang2 ada orang baru yang mau nempatin kamar lama gw, ya otomatis gw harus beberes...eh bisa2nya temen gw malah maen PS, rasanya gw mah pengen teriak ......An**ng......dah gitu ,malah teriak2 lagi pas kalah mana lagi adzan waktu tuh....ya spontan gw teriak....WOOOOOIIIIIIIIII!!!!!!!

kadang orang tuh emang ga tau diri ya, oran lagi repot beberes eh yang punya barang2 yang mau di beresin tuh malah nongkrong2 sambil ngeroko asyik bgt....kalo dah kaya gini gw jadi benci ma kebiasaan masyarakat negara gw...

seandainya gw ga peduli, mungkin hati gw udah tenang dari tadi. masa bisa2nya mereka ninggalin barang2 yang kata gw mah itu tuh belinya make duit dan ga murah. seandainya di sekeliling gw ada orang yang membutuhkan, tanpa pikir panjang gw bakal langsung kasihin tuh barang2. eh yang punyanya malah asyik2 maen ps!!!

hari ini bener2 cape entah berapa ratus anak tangga yang gw makan hari ini. kamar yang lama gw terletak di lantai tiga sedangkan yang baru di lantai empat. dan yang parahnya lagi itu gw tuh sambil bawa barang berat semacam koper dan buku2. dan perjalanan menuju kamar baru pun lumayan naik gunung turun gunung.

sebenarnya yang berat tuh bukan bawanya tapi bawanya tuh sambil kesel, tapi emang bawaannya berat juga seh...

tapi pokoknya mah hari ini gw teh lagi kesel..kesel abissssss.....>!!!!!!